Perkuat Peradilan Adat di Kabupaten Bener Meriah

by Admin
img

MAA Perkuat Peradilan Adat di Kabupaten Bener Meriah

Report Mukhlis

 Bener Meriah, 17 April  2017 | MAA mengadakan Pelatihan Peradilan Adat untuk   penguatan kelembagaan kepada unsur fungsionaris/pelaksana di tingkat gampong dan mukim  dalam Kabupaten Bener Meriah yang terdiri dari Imuem Mukim, Keuchik, Sekretaris Gampong, Tuha Peut Gampong, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Imuem Meunasah berjumlah 30 0rang peserta.  Kegiatan ini di laksanakan  selama dua hari 17-18 April 2017 di  Linge Land Hotel yang beralamat Jl.  Takegon Jagong Jaget.

Acara pembukaan  sambutan  dari Ketua Majelis Adat Aceh H. Badruzzaman ismail, SH,.M.Hum, menyampaikan pada kesempatan ini, mengajak  untuk membangun kebersamaan. Tanpa kebersamaan  kita tidak bisa sampai pada tujuan yang kita harapkan dalam pembangunan kesejahteraan Aceh. Persoalannya pembangunan termasuk nilai-nilai  adat budaya dan  keadilan bidang hukum, termasuk  membangun Peradilan Adat untuk menyelesaikan  sangketa-sangketa  secara damai dalam masyarakat gampong. Kebersamaan tidak berhasil   jika dalam suatu  dinas, lembaga ataupun suatu kelompok  tidak kompak.  Kekompakan dan kebersamaan  ini merupakan sarana dan potensi  yang  dapat membanguan peradaban masyarakat.

Bupati Kabupaten Bener Meriah  dalam hal ini  diwakili oleh  Staf Ahli Bidang Agama  Drs. Umar M Syarifuddin memberi sambutan  dan sekaligus  membuka secara resmi acara pembukaan Pelatihan Peradilan Adat angkatan ke 3 (tiga) Majelis Adat Aceh Kabupaten Bener Meriah.  Pidato Bupati  yang dibacakan  oleh  Drs. Umar M Syarifuddin mengatakan  “Menurut sejarah peradaban Aceh  Peradilan Adat sudah ada sejak dulu dan banyak mengambil peranan penting dalam membina  kehidupan yang  harmonis dan damai khususnya di tingkat gampong dan mukim.

Penyelesaian perkara atau sangketa melalui Peradilan Adat  merupakan penyelesaian  sangketa secara damai. Untuk merukunkan pihak  yang bersengketa tentunya ada pemberian sanksi adat bagi yang melakukan perbuatan yang   melanggar  peraturan  setempat. Peradilan Adat mempunyai nilai tambah bagi kehidupan masyarakat”.

 

 

Adapun Pemateri  dalam acara tersebut  Ketua MAA H. Badruzzaman Ismail, SH,. M.Hum, dari Kasat Binmas Polres Kabupaten Bener Meriah AKP Hartana, Ketua Bidang Hukum Adat Abdurrahma, SH,. M.Hum,  Anggota Bidang Hukum Adat A. Malik Musa, SH,. MH, Sanusi. M Syarif, SE,. M.Phil dan  Pengurus MAG Bener Meriah  Jakfaruddin, B  yang difasilitasi oleh Kepala Sekretariat MAA Nyak Umar, SE.

 

 

 

Share this article