MAA Perkuat Peradilan Adat di Kabupaten Nagan Raya

by Admin
img
NAGAN RAYA, 15 Mei 2017 | MAA kembali mengadakan pelatihan untuk  perkokoh kelembagaan adat di tingkat gampong dan mukim yang  dilaksanakan  di Grand Nagan Hotel selama dua hari. Dalam pelaksaan kegiatan pembiaan tokoh adat  yang dihadiri   dari unsur Imuem Mukim 5 (lima) orang, Keuchik 5 (lima) orang, Sekretaris Gampong 5 (lima) orang Tuha Peut Gampong 5 (lima) orang, Tokoh Adat Perempuan 5 (lima) orang, Ketua MAA Kecamatan 3 (tiga) orang Pengurus MAA Kab. Nagan Raya 2 (dua) orang.

Rangkaian  pembukaan  kegiatan  Pelatihan Peradilan Adat  turut hadir Ketua Majelis Adat Aceh  H. Badruzzaman Ismail, SH,. M.Hum, Bupati Drs. H. T Zulkaraini, Ketua DPRK Nagan Raya, Ketua MAA Nagan Raya  yang diwakili,  Binmas Polres Nagan Raya Iptu S. Bambang,  Kepala Sekretariat MAA Nyak Umar, SE,  Ketua MPD, MPU,  serta Kepala SKPD  mewakili.

Ketua MAA, H. Badruzzaman Ismail, SH,. M.Hum menjelaskan bahwa kegiatan Peradilan Adat ini untuk membangun kembali peradaban guna  memberikan rasa keadilan pada masyarakat. Pada kesempatan ini Ketua MAA Badruzzaman Ismail  menghimbau agar  kualitas produksi hasil perkebunan  yang sudah panen berupa buah-buahan, dan  produksi kerajinan harus mempunyai standar mutu untuk di jual agar ciri khas kita di Nagan Raya ini tidak hilang, apabila standar mutu itu jauh beda maka semua hasil panen raya  dipasok dari wilayah luar maupun  negara tetangga,  hal ini akan membuat perekonomian kita semakin terpuruk. ketua MAA juga menghimbau  jangan sekali-kali bermain kecurangan dalam mengekspor produksi yang kita miliki sehingga kedepan semakin terpuruk

Selanjutnya Acara pelatihan peradilan adat  dibuka oleh Bupati  Drs. H. T Zulkaraini,    dalam sambutannya  menyampaikan “ Sejak lahirnya UU nomor 18 tahun 2001 tentang Nanggroe Aceh Darussalam dan UU penggantinya, UU nomor 11 tahun 2006, keberadaan mukim dan gampong dalam pengembangan peradilan adat semakin kuat. Khususnya, setelah dikeluarkannya Qanun Qanun Nomor 9 tahun 2008 Lembaga Adat dan Qanun Nomor 10 tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat.

Dalam lima tahun terakhir, di tingkat nasional lahir pula program reformasi kepolisian. Salah satu dari agenda yang digulirkan adalah membangun kemitraan antara polisi dan masyarakat dalam pembinaan keamanan masyarakat, melalui program Polmas atau perpolisian masyarakat. Adanya program Polmas memberikan sumbangan positif bagi penguatan peradilan adat di Aceh. Terutama dalam pembagian peran dalam penanganan kasus pidana ringan. Selain itu juga memberikan dukungan untuk penguatan kapasitas gampong dalam upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Dalam hal ini, kami selaku Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan memberikan dukungan penuh untuk pengembangan peradilan adat ke depan. Sehingga, proses penguatan peradilan adat dapat berlangsung lebih cepat. Dengan demikian, semua unsur peradilan adat pada tingkat gampong dan mukim mendapatkan pembekalan tentang peradilan adat. SepertiImuem Mukim, Imuem Chik, Tuha Peut, Keuchik, Imuem Meunasah dan Sekretaris gampong.”

Bagian kedua dari kegiatan Pelatihan adalah Simulasi (Peragaan Penyelesaian sengketa). Pada bagian kegiatan ini peserta akan diberikan contoh-contoh sengketa yang sering terjadi dalam masyarakat Aceh untuk kemudian dipraktekkan atau diperagakan bagaimana penyelesaiannya oleh peserta.  Pada bagian ini, peserta akan saling berbagi pengalaman (belajar dari sesama) dengan dipandu oleh dua orang fasilitator dari Majelis Adat Aceh.

Pemakalah/Nara Sumber

Pembekalan Materi rencananya akan disampaikan oleh 4 orang Pemakalah/ Narasumber, yaitu:

  1. Badruzzaman Ismail, SH, M.Hum, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA),
  2. Kapolres Kabupaten Nagan Raya
  3. Mansyur, Pengurus Majelis Adat Aceh Kabupaten Nagan Raya,.
  4. Sanusi M. Syarif, SE,. M.Phil


Kegiatan Simulasi (Peragaan Peradilan Adat) dipandu oleh dua orang Fasilitator dari MAA Provinsi :

Anggota Pemangku Adat Drs. H. T Helmy Z, Yunus, M.Pd,

Anggota  pengurus Bidang Hukum Adat Miftahuddin Cut Adek, SE,.M.Si

kelancaran acara kegiatan ini  difasilitasi oleh Kepala Sekretariat MAA Nyak Umar, SE


REPORTER  Mukhlis


Share this article