Tren Teknologi dalam Adat dan Budaya

by Admin
img

Tren Teknologi dalam Adat dan Budaya #1

Roy Satriadi

 

Pengantar                                                                

            Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai budayanya. Mungkin itu adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan begitu beragamnya budaya Indonesia dari Sabang (Aceh) maupun Merauke (Papua). Beribu-ribu pulau, suku, bahasa, adat, membuat Indonesia menjadi salah satu daya tarik dan negara paling kaya dipandang dari budayanya. Secara matematis kita tidak dapat menghitung betapa melimpahnya kekayaan budaya kita.

Nilai-nilai budaya yang secara turun-temurun yang dimaksud adalah sopan, santun, taat, menghormati, menghargai, menjunjung tinggi adat, tata krama pergaulan dan yang lainnya. Kebiasaan mengalah, menghargai jasa orang lain, menghormati hak milik orang merupakan gambaran betapa orang Indonesia merupakan bangsa yang sangat menjunjung tinggi budayanya.

Di zaman sekarang teknologi sudah sangat canggih, hampir semua kebutuhan hidup manusia tidak terlepas dengan yang namanya teknologi. Budaya dan adat merupakan sesuatu yang harus dilestarikan dan dikembangkan, tetapi bukan dalam artian mengubah makna dan inti dari adat tersebut. Teknologi membantu setiap pelaku budaya dan adat dalam mengembangkan budaya atau adat sesuai konteksnya dan dikenal lebih luas di tengah-tengah masyarakat.

 

Dampak Positif

Kehidupan manusia saat ini berdampingan dengan teknologi baik dalam situasi formal maupun non formal. Hampir segala kebutuhan hidup kita dilayani teknologi. Hidup terasa lebih dinamis dan mudah berkat kemajuan teknologi. Segala pekerjaan kita terasa lebih efisien dan cepat berkat kata yang satu ini. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat manusia sangat terbantu segala kebutuhan hidupnya. Contohnya: semua pekerjaan tanpa memanfaatkan kemajuan teknologi tentu akan terasa lebih lama dan berat. Coba kita gunakan alat-alat teknologi (misalnya: mesin-mesin, mobil, alat-alat elektronik, dll) tentu terasa lebih mudah dan ringan. Bepergian dengan mobil terasa lebih cepat dibanding berjalan kaki, komunikasi lebih cepat dengan adanya handphone, informasi bisa secepat kilat kita dapatkan berkat bantuan teknologi, dan tentu masih banyak lagi contoh positif dari kemajuan teknologi ini. Apa jadinya jika segala kebutuhan hidup kita sekarang tanpa teknologi pastinya akan sulit dan tidak mudah. Oleh sebab itu sudah seharusnya kita memanfaatkan dengan baik kemajuan teknologi yang ada sekarang. Contoh dampak positif lainnya yang dirasakan oleh Lembaga Adat Panglima laot terhadap wilayah adat panglima laot yaitu penggunaan aplikasi prakiraan cuaca bagi nelayan. Aplikasi ini merupakan terobosan dari BMKG (Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika). Aplikasi ini tengah disosialisasikan di wilayah adat, dan Panglima Laot wilayah adat laot Sabang  beruntung mendapat jatah pada tanggal 13 Oktober 2016 dalam acara duek pakat panglima laot Sabang.

Walaupun kemajuan teknologi sekarang sangat pesat dan sangat membantu kebutuhan hidup manusia, namun kehadiran teknologi tidak selamanya berdampak positif. Tentu ada dampak negatifnya layaknya hukum alam, ada siang ada malam, ada positif tentu ada negatif.

 

Dampak Negatif

Banyak sekali pengaruh negatif teknologi terhadap kehidupan manusia, diantaranya: dengan adanya teknologi membuat para pelaku kejahatan juga tidak ketinggalan memanfaatkannya untuk keperluan kriminal. Dalam dunia online juga, para pelaku kriminal dengan lihainya membuat tindak kejahatan di internet. Kebanyakan tujuan utamanya adalah memperoleh harta melimpah dengan cara yang sekejap tanpa kerja keras, tak peduli walaupun merugikan orang lain.

Dampak negatif lainnya dalam dunia internet adalah amat sangat mudahnya dan bebasnya semua kalangan masyarakat mengakses situs-situs yang kurang berguna semisal situs porno. Hal ini semua kembali lagi pada penggunanya. Sebenarnya dampak negatif bisa kita hindari jika kita bijak dalam menyikapi kemajuan teknologi ini dan tidak menyalah gunakannya.

Dari dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi ini lainnya adalah terciptanya sifat dan sikap ketergantungan kepada teknologi yang semakin canggih sehingga banyak orang yang mulai melupakan nilai-nilai kebudayaan yang ada di Indonesia. Sebagai salah satu contoh, anak-anak zaman sekarang lebih senang bermain dengan gadget canggih dibandingkan dengan permainan tradisional yang merupakan salah satu kebudayaan Indonesia. Dengan hal tersebut, maka anak-anak tersebut tidak dapat mengenal bahkan melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia sejak dahulu.

Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari. Tetapi, kita dapat melakukan tindakan yang bijaksana terhadap diri kita sendiri, keluarga dan juga masyarakat luas agar kemajuan teknologi yang semakin dahsyat ini tidak sampai menggeser jati diri kita sebagai manusia yang memiliki norma dan juga nilai-nilai pekerti yang luhur.

 

Gadget

Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam atau yang sering disebut dengan gadget bukan hanya melanda masyarakat kota namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat-masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak perlahanlah mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya masyarakat perdesaan. Situasi ini telah memengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama di kalangan remaja.

Kemajuan teknologi dari segi gadget juga memudahkan pelaksanaan kebudayaan dan adat di tengah masyarakat. Misalnya proses cah rot dalam adat perkawinan Aceh, dimana seorang seulangke bisa melakukan “negosiasi” melalui handphone, sehingga tidak banyak waktu dan dana yang terbuang.

 

Website

            Situs web (bahasa Inggris: website) adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di Internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW (wikipedia)

Majelis Adat Aceh sebagai lembaga adat resmi yang ada di Pemerintah Aceh memiliki website yang banyak mengandung informasi tentang adat dan budaya yang ada di Aceh. Media informasi melalui website akan lebih luas tersampaikan kepada masyarakat, sehingga menjaga ektabilitas dan pengembangan website menjadi suatu keharusan di masa sekarang. Selain lembaga adat itu sendiri, melalui media website juga dapat disampaikan informasi perpustakaan tentang koleksi dan penelusuran koleksi secara online secara langsung oleh pengguna yang ingin menemukan informasi sesuai kehendaknya.

Hal lain dari segi adat, penyampaian koleksi khasanah adat lengkap dengan foto dan filosofi dari khasanah adat tersebut. Contohnya khasanah rumah Aceh (rumoh aceh) atau yang lebih dikenal diluar sebagai rumah cut nyak dhien. Rumoh Aceh memiliki nilai filosofis dan juga estetis, dapat dilihat dai berbagai ornamen yang menghiasi sekeliling rumah. Ornamen yang menghiasi rumah dapat berbeda-beda tergantung rumoh aceh tersebut berasal, karena setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Rumoh aceh berdasarkan konsep kehidupan masyarakat islam yaitu suci. Untuk menghindari binatang buas dan binatang najis, oleh karena itu rumoh aceh berdiri diatas panggung. Rumoh aceh sendiri dibangun menghadap kiblat kaum muslimin (Mekkah) yaitu bagian depan menghadap langsung ke Timur dan bagian belakang rumah menghadap ke Barat. Peletakkan tangga pun diletakkan di ujung timur atau dibawah kolong rumah tidak boleh diletakkan di depan karena akan mengganggu orang ketika hendak melakukan sholat. Reunyeun (tangga) berfungsi juga sebagai titik batas yang boleh didatangi oleh tamu yang bukan anggota keluarga. Pantang bagi mereka yang hendak naik ke rumah apabila tidak ada anggota keluarga laki-laki yang tinggal.

 

Sosial Media

            Media sosial atau Sosial Media (Sosmed) adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia (Wikipedia). Secara sederhana sosial media secara umum bisa di artikan sebagai situs yang menyediakan wadah bagi penggunanya untuk saling berinteraksi secara online. Di media sosial seseorang bisa saling berinteraksi dengan pengguna lain, atau mungkin malah menjalin hubungan bisnis dengan orang dari berbagai kalangan.

Sosmed (Sosial Media) merupakan media informasi yang sangat terkenal di dunia anak muda dan juga merupakan bisnis teknologi yang sangat menjanjikan saat ini. Hal ini terbukti dari pemiliki Sosmed Facebook menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Media sosial buatan Mark Zuckerberg ini memang menduduki peringkat pertama media sosial yang paling banyak di gunakan di dunia. Bahkan Majelis Adat Aceh sendiri menggunakan layanan sosmed Facebook untuk menyampaikan informasi seputar adat dan adat istiadat, terlepas suka atau tidak suka, saat ini Facebook merupakan media sosial paling populer di dunia. Kepopuleran Facebook inilah yang mengantarkan Mark Zuckerberg menjadi salah satu orang terkaya di dunia diusia yang masih muda.

Selain Facebook sosmed lainnya yang saat ini sedang banyak digunakan yaitu IG (instagram), twitter, line,  tumblr, dan whatsapp. Saat teknologi internet dan teknologi ponsel makin maju, maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah ponsel pintar (smartphone). Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.

Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan sosial media dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan.

Bahkan baru-baru ini Pemerintah Indonesia melalui Dirjen Pajak Kemetrian Keuangan akan berusaha menarik pajak dari media sosial. Direktorat Pajak memperkirakan ada potensi Rp 15 triliun yang bisa didapatkan dari para artis dadakan di media sosial. Untuk memaksimalkan penerimaan pajak ini, Direktorat akan mengecek para pengiklan di media sosial. Menurut Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, seharusnya para pengiklan bisa memotong pajak langsung sebelum memberikan imbalan kepada artis yang memberikan rekomendasi produk tersebut kepada pengikutnya (Tempo, 17 Oktober 2016).

 

#bersambung.

 

 

 

Share this article